Senin, 21 Juli 2014

Jangan lupa ‘g’ satu

Bismillahirrahmanirrahim.

jangan lupa g
Akhir-akhir ini pengen nulis pake bahasa gaul. Biar kata tulisannya bisa gaul dikit. hehehe.. Jadinya mix and match kata-kata asal nyambung. Banyak dari tulisan-tulisanku di blog yang menggunakan kata-kata yang entahlah. Yang penting kalian mengerti. Ini benar-benar asal nulis aja apa yang di otak.


Kadang kala tak dibaca ulang sebelum di upload. Jadinya jika ada yang baca dan tak mengerti sudah menjadi kewajaran. Maaf yaa bagi yang baca tulisan disini. Jika kadang tak nyambung, itu artinya lagi kena sindrom LMN tapi tetep mau nulis apapun situasinya.
eh, kok jadi ngebicarain ini sih. Disini aku mau berbagi kisah tentang tulisan-tulisanku yang biasanya mengubah kata tidak jadi ‘ngga’. Seperti di awal tadi, niatnya mau di bilang gaul yang ada salah nulis. Biasanya aku selalu salah bila menuliskan kata ‘ngga’. Awalnya tak tahu kalau itu salah. Bisa juga dibilang tak sadar kalau itu salah. aku terus menggunakannya.

Kata ‘ngga’ yang hilang ‘g’nya satu jadi ‘nga’ ini sering hadir dalam tulisan-tulisan di blog ini. Jika kalian menemukannya itu maksudnya ‘ngga’ dan jikalau berbaik hati bisa lah menegur di komentar. Seperti yang dilakuka oleh bunda dari Ibu-ibu doyan Nulis chapter Makassar. Ia adalah orang pertama yang menegur penggunaan kata ‘nga’ dalam tulisanku. Sebut saja Bunda Mugniar. Orang pertama yang jeli dan berbaik hati menegur. Nada yang santun membuatku luluh oleh katanya.

Akhirnya setelah teguran itu, aku mulai membaca kembali dan berpikir “apanya yang salah ya?” hmm.. terbukti deh kalau memang nga tahu kalau tulisannya itu salah. Tuh kan salah lagi. ‘Ngga tahu’ evhy bukan ‘nga tahu’. ihhhh.. salah mulu dehhh..

Setelah lama berpikir akhirnya aku tersadar. Akhirnya kuganti saja dengan kata ga’. Biar lebih singkat ceritanya. Belum nyadar juga apa yang hilang. Pokoknya nampaknya kata itu memang salah.
Aku kepikiran mulu sama si ‘nga’. Hingga suatu hari ketika sedang nulis… Seakan ada cahaya yang tiba-tiba membuat otak menyala seperti lampu. Oh iya yah, ‘g’nya hilang satu. hahahhaha.. ketawa sendiri. Akhirnya ingat juga! Aku jadinya selalu memperhatikan tulisan kata ngga. Tanpa di sengaja itu akan selalu menjadi ‘nga’ di awal sebelum di koreksi ulang. Entah mengapa ia tetap begitu hingga sekarang. Aduh, ‘g’ yang hilang jangan hilang lagi dong. Please otakku yang baik, ingatlah si ‘g’. 

Jangan kelupaan mulu. Tar dianya ngambek.
hah.. (desahku)

Semangat! Jangan lupa ‘g’ satu.

Alhamdulillahirabbil`alamin.
#PerjuanganMenulisYangSelaluLupa’G’SatuJikaMenulisKata’ngga’

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir. Semoga bisa bermanfaat selalu :) Amin.
Jangan lupa komentarmu ya, karena komentarmu adalah semangatku untuk terus berbagi ^^)

Komentar yang mengandung SARA, link hidup, dan spamming akan dihapus ya.. Terima kasih atas perhatiannya :)