Senin, 21 Juli 2014

Begini nih kalau di Rumah

Bismillahirrahmanirrahim.

welcome Backhmmm.. sampai di rumah biasanya pada ngapain? Langsung masuk kamar? Langsung merebahkan diri di tempat tidur? langsung tidur? Apa main HP dulu?

Pemandangan itulah yang aku lihat sehari-hari. setiap hari waktu hanya di rumah. Karena tak ada kerjaan, jadinya di kasi kerjaan. Kerjaan itu adalah menjaga kemenakan. Sehari-hari aku melihat pemandangan mengejutkan kebiasaan orang-orang rumah.

Ketika kakak-kakakku pulang dari kerja mereka akan langsung memilih tempat berlabuh pertama mereka. Kasur empuk itulah menjadi taget utama. Apapun yang terjadi merebahkan diri dikasur adalah hal yang paling membahagiakan. Rasanya berada di surga setelah seharian lelah beraktivitas.

Jika terlalu lelah, ia akan segera tertidur. Sebaliknya ia akan mengambil HP kesayangannya. Jari-jarinya akan bermain di touch screen HP itu. Menggeser jari-jarinya sekali-kali. Melihat tools-tools yang tersedia. Tak lama ia akan tertidur.

Malam semakin larut. kadang kami makan malam jam 9 ataupun jam 10 malam. Ini terjadi setelah bangun dari tidur lelap. Entah mengapa akhir-akhir ini kelakuan kami semua sama. Mungkin karena kami saudara dan kami dekat. Ketika malam tiba dan setelah makan malam bersama jari-jari itu akan tertuju pada benda yang sama. yup, gadget.

Kakakku akan memainkan HPnya, aku pun begitu. Kemenakanku akan memainkan Ipadnya. Kami terkadang larut dalam dunia masing-masing. Kami memiliki permainan yang kami minati sendiri-sendiri. Karenanya dunia kami seakan larut bersama permainan yang kami mainkan.

Hmmm.. begini nih jadinya kalau sudah main permainan asyiik di HP. Tak ada yang saling sapa. Semua duduk di tempat PW masing-masing. Ada yang di kasur, ada yang di lantai. Menikmati layar sentuh bersama permainan. Dunia seakan milik diri dan gadget masing-masing.

Kadang si kecil usil mengganggu. Tapi tak menjadi penghalang untuk tetap melanjutkan permainan kami. Jika ia bosan, ia akan mencari permainan lain. Kami tante dan bundanya tetap saja melanjutkan permainan.

ahhhhh…. ehhhee..

Terdengar suara tangisan. Barulah kami sadar dari buaian permainan itu. Si kecil menangis. Ya ampun, astagfirullah, sampai segitunya main game. Sampe-sampe si kecil merasa di cuekin apalagi sama bunda. Akhirnya ia pun mengganggu dan membuat kenakalan kecil. Merebut semua gadget dan ia ingin memainkannya. Kami ingin mengambilnya dan ia pun menagis kembali.

hahahhaha…

Wah sungguh mengejutkan. Rasanya setengah hidup bila gadget itu ngga ada di tangan. Begitulah jadinya kalau sudah di rumah. Jadi korban gadget, Jangan di tiru. Jangan sampai merasakan hal yang sama dengan kami. hihihi.. maaf yaa si kecil imut.

Done.

Alhamdulillahirabbil`alamin.

2 komentar:

  1. hahahaaa iya betul........
    kalau keluargaku kr kumpulnya kalu ada acra saja atau pas lebaran aja... jd kalau kumpul kok main hp mulu biasanya langsung di tegur hehehhee

    BalasHapus
  2. @Icha iya sama banget mbak. Kadang HPnya disuruh masukin di tas. Soalnya waktunya untuk ngobrol2 pas ngumpul lebaran atau arisan. Tapi biasanya bosen juga, jadinya ngeluarin gadgetnya deh.. tapi sembunyi-sembunyi di tempat sepi.. hihihi

    BalasHapus

Terima kasih sudah mampir. Semoga bisa bermanfaat selalu :) Amin.
Jangan lupa komentarmu ya, karena komentarmu adalah semangatku untuk terus berbagi ^^)

Komentar yang mengandung SARA, link hidup, dan spamming akan dihapus ya.. Terima kasih atas perhatiannya :)