Tampilkan postingan dengan label Ceritaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ceritaku. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 November 2018

,
Bismillahirrahmanirrahim

….
Guruku Tersanyang
Guruku Tercinta
Tanpamu Apa jadinya aku
Tak bisa baca tulis
Mengerti banyak hal
Guruku Terima kasihku
….

Tanggal 24 November 2018 lalu di SDN Katanka Makassar, diri ini berkesempatan untuk sharing dalam kegiatan Nulis Bareng Sobat. Kegiatan ini merupakan voluntary work dari Sobat LemINA. Lembaga ini merupakan NGO dibawah LemINA yang merupakan seingkatan dari Lembaga Ibu dan Anak. Sobat LemINA sendiri merupakan relawan anak.

Dalam kegiatan Nulis Bareng Sobat, kami dituntut untuk memberikan materi tentang literasi atau kepenulisan. Materinya dimulai dari pengenalan, penggunaan huruf besar, tanda baca, paragraf deskriptif, penulisan surat, pembuatan majalah dinding, imbuhan, hingga …

Kali ini, saya bertanggung jawab untuk membawakan materi tentang imbuhan. Awalnya cukup kekurangan ide. Kira-kira bagaimana caranya supaya anak-anak ini tetap fokus di jam-jam kritis. Beberapa waktu lalu ketika saya berkunjung di kesempatan lain, anak-anak ini cukup energik untuk berlari kesana – kemari. Kadang kala meneriakkan untuk segera pulang, karena memang kegiatan ini dilakukan setelah pulang sekolah pada pukul 11.30 WITA.

Malam sebelumnya, saya mendengar sebuah lagu berjudul “Guruku Tersayang”. Inspirasi pun datang untuk menarik perhatian di awal pelajaran dengan menyanyikan lagu tersebut disertai gerakannya. Kemudian dilanjutkan dengan me-review lagu tersebut dimanakah terdapat kata yang menggunakan imbuhan. Lalu dijelaskan tentang imbuhan beserta contoh yang lebih banyak dan kembali ditutup dengan menyanyikan lagu bersama-sama kembali. Itulah rencana awalnya.

Namun apa yang terjadi?

Saat tiba di sekolah, langsung saja kaki ini melangkah menuju ke kelas IV yang merupakan kelas pertama sebelah kanan ketika memasuki pintu gerbang. Meski datang terlambat, tak lama sih, kira-kira 2 menit, namun mereka masih menunggu di dalam kelas. Thanks for that.

Seperti yang sudah di planning-kan, saya segera menulis lirik lagu di papan tulis dan ternyata mereka sudah lumayan hafal. Beberapa orang sudah menyanyikan lagunya walaupun diri ini belum selesai menuliskan secara full. Selepas menulis, anak-anak diajak berdiri di tempat masing-masing. Namun apa daya, mereka ingin berbaris di depan kelas. Dengan sedikit arahan mereka langsung berbaris rapih.
Kini kami bernyanyi bersama dengan gerakan yang saya peragakan. Mereka terlihat cukup antusias meski sesekali salah gerakan. Karena grogi, diri ini sempat lupa beberapa gerakan. Untung saja mereka tak menyadari, karena mereka pun tak tahu gerakannya. Kali ini selamat! Hahaha.. Kami menyanyikanya dua kali sebelum mereka bubar dan kembali ke tempat duduk masing-masing.

Saatnya memulai pelajaran! Saya menjelaskan tentang imbuhan secara umum. Apa itu imbuhan? Bla bla bla dan memberikan contoh dari kata dasar ke penambahan imbuhan hingga membuat sebuah kalimat. Mereka pun memperhatikan secara seksama bahkan sangat antusias.

Selang beberapa lama, kak Wina – salah satu relawan anak Sobat LemINA, datang untuk menemani. Meskipun awalnya aman terkendali, namun suara ini memang harus berada di level tinggi untuk dapat didengar. Selanjutnya saya pun memperkenalkan tentang awalan, sisipan, akhiran, dan awalan akhiran dari contoh-contoh yang tertulis dengan melingkari imbuhan yang ditambahkan pada kata dasar.

Saya memulai contoh dengan menyebutkan kata makan kemudian menjadi memakan, termakan, makanan.
“Apa contoh kalimat untuk memakan?” ucap saya sambil melihat kea rah murid-murid yang mengerutkan sedikit dahinya.
“Saya kak, adik memakan ayam.” Ucap salah seorang diantaranya sambil menaikkanka satu tangan. Yang lain pun juga ikut-ikutan seperti memakan nasi, adik memakan bakso, dan lain sebagainya.

Contoh lainnya adalah kata getar menjadi gemetaran. Seperti sebelumnya mereka pun membuat sebuah kalimat.
“Gempa bumi kak” ucap seseorang di bangku keempat bagian belakang baris ke-2.
“Bumi meledak” kata seorang anak perempuan yang sedari tadi diam-diam saja. AKhirnya mereka membuka suara. Mendengar jawaban mereka, ingin rasanya diri ini tertawa. Masih banyak ucapan lainya yang tak bisa disebutkan satu persatu. Intinya ada sedikit kesalahan perspektif.

“Ayo coba lagi buat kalimat yang ada kata gemetaran” ucap saya kembali.
“oh, saya tahumi kak. Adik saya gemetaran karena dingin” teriak seorang murid dibagian depan.
“Ya, betul sekali” kata saya sambil menuliskan kalimat itu di papan tulis.
 Akhir penjelasan kami pun meneriakkan bersama kata-kata berikut.
“Jadi awalan itu berada dimana?” tanya diri ini pertama kali. “Awalan berada di depan” ucap mereka secara serempak dan kompak.
“Sisipan berada di?” lalu mereka menjawab “di tengah”. Kemudian diakhiri dengan “Akhiran di?” bersama mereka berteriak “di akhir”.

Huffftttt

Agak lelah ditemani keringat karena udara panas siang hari. Walau berjalan cukup baik, sesekali penjelasan terpotong beberapa detik karena kalimat berikut. “Kak, saya ijin ke toilet” atau “Kak, saya ijin ke WC”. Jika dihitung-hitung mungkin ada 7 orang yang melakukan hal yang sama secara bergantian.
Kali ini, kami memasuki sesi kata keren dari awalan, sisipan, dan akhiran. Tahukah kalian kata keren dari ketiga hal tersebut? Tidak tahu? Jangan khawatir saya akan membaginya dengan kalian. Jadi, kata keren dari awalan adalah prefiks, sisipan sama dengan infiks, sementara akhiran adalah sufffiks.

Namun tantangan kedua pun datang, saat menuliskan nama keren itu di papan tulis sambil menyebutkan namanya, anak-anak mulai mondar mandir dan terlihat tak memperhatikan apa yang saya katakana. Meskipun beberapa orang sedang mencatat apa yang ada di papan tulis, namun suara beberapa orang lainnya meredap suara rendah dari diri ini. Untung saja ada kak wina.

Beliau pun mengambil alih sementara untuk mengembalikan fokus anak-anak, sementara saya melanjutkan menulis di papan.
“Yang dengar kak Wina, pengang kepala” sambil memegang bagian tubuh yang disebutkan. Anak-anak tiba-tiba menuju ke tempat duduk dan terlihat tenang kembali di tempat duduknya satu demi satu.
“Yang dengar kak Wina, pengan hidung” ucapnya lagi. Mereka mulai mengikuti gerakan yang dimaksudkan. “Yang dengar kak Wina, pegang telinga” semua mulai antusias mengikuti hingga terakhir sedikit dikecohkan dengan “Yang dengar kak Wina, pegang hidung” semetara kak Wina memegang kepala. Anak-anak sedikit heran dan tertawa. Intinya seperti itulah.

Berkat beliau, keadaan kembali terkendali. Anak-anak kembali memperhatikan apa yang saya ucapkan sambil bersama-sama menyebutkan kata-kata keren dari apa yang tertulis di depan mereka. “AlhamdulillahThanks kak Wina, you are my hero today” ingin rasanya mengucapkan ini namun apa daya hanya bisa dalam hati. Semoga tersampaikan lewat tulisan ini.

Nah, setelah semua kelelahan ini. Waktunya bagi mereka untuk mencari sebuah kata dan memberikan imbuhan serta contoh kalimatnya. Mereka dapat mengambil dari buku ataupun dari sumber mana pun asalakan tidak sama dengan contoh yang ada di papan tulis. Mereka harus menulisnya dalam selembar kertas yang sudah disediakan. Di balik kertas tersebut terdapat materi yang baru saja diajarkan agar dapat dibawa pulang dan dipelajari kembali di rumah.

Kegiatan ini sangat membuat mereka bersemangat. Murid-murid mulai berebutan untuk meminta kertas, lalu menuliskan contoh mereka. Bagi yang benar akan mendapatkan nilai 100 plus tandatangan saya. Hahahahaha, bercanda (^^) tapi ada lho yang minta tandatangan beberapa orang. Berasa jadi artis sesaat setiap kali ada yang meminta tandatangan di luar pekerjaan.(^^) Apalagi anak-anak mengantri dan berteriak “saya, saya” untuk meminta nilai. Jika belum tepat, maka dijelaskan kembali dan mereka harus mengulang hingga selesai.

Oh iya teman-teman, sedikit tips bagi kalian yang ingin membagikan kertas atau apapun itu dan kemudian harus menjelaskan sesuatu tentangnya. Ada baiknya kalian menjelaskan dulu isi kertas tersebut atau apa yang harus dilakukan dengan benda-benda tersebut sebelum membagikannya. Ini berguna, agar mereka sudah mengerti dengan apa yang harus dilakukan sebelum fokusnya berada pada kertas tersebut dan tak lagi memperhatikan apa yang kalian sampaikan.

In case, kalian langsung membagikan tanpa mejelaskan terlebih dahulu. Istilahnya sudah terlanjur basah, kalian bisa menggunakan tips selanjutnya. Kalian dapat member arahan untuk mengangkat kertas di atas kepala, jika itu kertas. Hal ini dilakukan untuk membuat fokus mereka kembali kepada kita dan mengecek apakah semua sudah mendapatkan kertas yang bersangkutan. Sebelum menurunkan kertas dan melanjutkan pekerjaan, tanya kembali apa yang harus mereka kerjakan. Jika mereka dapat menjawab maka kita bisa berasumsi bahwa mereka sudah mengetahui apa yang harus dilakukan.


Yeah! Cukup sekian cerita kali ini. Huffttt.. ternyata cukup panjang juga ya! Tak apalah, ini hanya sekedar sharing tentang aktifitas menghadapi anak SD di dalam kelas. Semoga bisa bermanfaat bagi siapa saja yang membutuhkannya.

Karena tanggal 25 November adalah Hari guru nasional maka mari kita ucapkan Selamat Hari Guru Nasional. Terima kasih atas jasa-jasamu wahai Guruku Tersayang. Mari bernyanyi bersama untuk guru kita tercinta.

Lirik Lagu Guruku Tersayang
Cipt. Melly Goeslow

Pagiku Cerahku
Matahari bersinar
kugendong tas merahku 
di pundak

Selamat pagi semua
kunantikan dirimu
di depan kelasmu 
menantikan kami

Ref :
Guruku Tersayang
Guru tercinta
Tanpamu apa jadinya aku
Tak bisa baca tulis
Mengerti banyak hal
Guruku terimakasihku

Nyatanya diriku
Kadang buatmu marah
Namun segala ma'af
Kau berikan

Sebelum pulang, anak-anak kembali berbaris dan kami pun bernyanyi dan menari bersama-sama. Mereka bahkan meminta dua kali. Thank you so much guys for an amazing day. Yang ingin mempraktekkan lagu tersebut, dapat mendowload lagu Guruku Tersayang di YouTube.



Alhamdulillahirabbil`alamin

Makassar-Antang,

28 November 2018
1:58 AM

Kamis, 05 Januari 2017

,
Bismillahirrahmanirrahim

Design by ev
Tak terasa 2016 sudah berlalu. Banyak hal terjadi. Canda tawa suka duka dan ceria berbaur menjadi satu ingatan penuh makna. Ingatan-ingatan bahagia dalam kebersamaan sangat patut di kenang dalam sebuah potret yang akan meninggalkan sejarah hidup. Inilah ingatan tentang aktifitas blog saya di tahun 2016 lalu.

Jumat, 04 November 2016

,
Bismillahirrahmanirrahim.
You are Invited to Peeple!
IMG_20161028_101023_HDR

Asyik, kali ini dapat undangan untuk menghadiri Re-Opening Peeple, Coffee – Working Place. Ini pertama kalinya saya kesini. So, I just want to share my opinion about this place.

IMG_20161028_111042_HDR
MC – Owner – Co-owner
Dalam acara re-opening ini beberapa media diundang untuk memperkenalkan the new Peeple. Dengan konsep Peeple Get Connected yang dipaparkan oleh Owner dan Co-Owner di acara ini maka secara resmi tempat ini dapat menfasilitasi beragam kegiatan mulai dari private aktivity sampai public activity. Caranya? Tinggal kontak aja sang owner atau comment diinstagramnya Peeple.

Senin, 03 Oktober 2016

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Ada dua tempat di berlakukannya car free Day setiap hari Ahad, yaitu di sepanjang Jalan Sudirman dan Pantai Losari. Namun kali ini saya akan bercerita tentang pemandangan di sekitar Pantai Losari yang dapat kalian nikmati ketika berkunjung ke sana di akhir pekan. 

image

Selasa, 06 September 2016

,

clip_image002Dalam acara pertemuan blogger se-Makassar kemarin, BCA melakukan sebuah inovasi bagaimana menggunakan uang dan teknologi yakni dompet digital. SAKUKU. Mba Diandra, perwakilan dari BCA mensosialisasikan tentang adanya dompet digital ini. Sebenarnya dompet digital ini sudah sangat popular di luar negeri. Misalnya saja di Korea. Di beberapa drama Korea, mereka menggunakan HP untuk melakukan transaksi pembayaran baik di supermarket ataupun mall.

Nah, kini dompet digital Sakuku besutan BCA hadir di tengah-tengah kita. Seperti namanya, Sakuku ini digunakan untuk menyimpan uang. Hanya saja jika saku yang biasa ada dikantong belakang atau depan celana kita bentuknya dapat terlihat, Sakuku ini bentuknya berupa digital yang dapat didownload di application store dan Google playstore. Tidak hanya untuk menyimpan uang dalam bentuk saldo digital, aplikasi ini dapat juga digunakan untuk membayar belanjaan ataupun makanan kita di beberapa tempat tertentu, isi pulsa, dan transaksi perbankan lainnya. Di Makassar sendiri, Sakuku dapat digunakan di beberapa tempat tertentu, salah satunya bistropolis tempat kita ngobrol.

,

clip_image002Malam rabu lalu (9 Agustus 2016), suasana di Bistropolis café di penuhi suara gaduh para blogger. Biasanya para blogger lebih banyak berkiprah di dunia penulisan. Walau begitu ketika di kumpulkan dalam acara “Ngobrol Bareng Blogger”se-Makassar, ternyata bisa rame dan seru-seruan juga. Walaupun kita bogger, tapi sekali-kali ngobrol itu perlu. Makanya, ketika diundang ke acara tersebut, saya langsung meng-ia-kan ajakan kakak senior yang telah lama berkiprah didunia blogger dan masih aktif hingga sekarang. Namanya Kak Mugniar. Diacara ini, saya duduk bersebelahan dengan beliau. Walau umur beda jauh, kelakuan pas ketumu tetap sama, alias foto-foto. Ini bukan foto selfie ya, tapi foto untuk dokumentasi blogger hehehe. Bicara tentang acara ini, pertama-tama saya membahas ketika pertama kali memasuki ruangan para blogger berkumpul, setelah mutar-mutar 3x untuk nemuin tempatnya. Finally, dapat juga. Alhamdulillah..

Nah, ketika memasuki pintu, para blogger di sambut oleh para panitia yang ramah-ramah dengan senyuman tulus (emang tau senyum tulus gimana?? Hmm.. asal terasa hingga ke hati berarti tulus deh.. udah itu aja). Di panggung sudah disungguhkan performa dari sebuah band lokal. Meski lokal, vokal belum tentu kampungan, top deh! Saya pun memutuskan duduk sebelahan sama meja MC! Biar bisa ngeliat pemateri sama MC yang kece-kece gitu (jelalatan banget matanya.. Awas.. Jaga pandangan lhooo.. (ingetin diri sendiri).. bercanda kok hehe).

Rabu, 27 April 2016

,

Bismillahirrahmanirrahim.

belajarSaya membuka catatan lama. Sebuah note kecil berisikan banyak hal. Hal-hal yang saya pelajari, perjalanan hidup, informasi beasiswa, dan informasi penting hingga tidak penting juga ada. Ini semacam menemukan harta karun terpendam. Mengapa? Karena Kata imam syafi’i, hal yang paling jauh di dunia ini adalah masa lalu. Takkan ada yang mampu merubah masa lalu walau ia baru tejadi beberapa detik yang lalu.

Oleh karenanya, catatan ini salah satu bukti sejarah kehidupanku di masa lalu. Ada hal menarik yang kudapatkan. Disana tertulis sebuah judul “Cara belajar baru”. Ini adalah hal yang saya tulis ketika saya baru saja menemukan cara belajar yang efektif. Entah ini baru bagi kalian atau tidak. Saya hanya ingin berbagi. Siapa tau saja kita ini sehati dalam belajar dan bisa menggunakannya sama-sama. Biar lebih bermanfaat.. Aamiin.

,

Bismillahirrahmanirrahim.

loseDari tadi di depan laptop. Tapi bingung mau tulis apa. Akhirnya mengambil kerjaan lain. Hmmm… Ada baiknya latihan menjawab soal test TOEFL lagi. Saya pun move on dari tempat dudukku dan meletakkan laptop di samping tempat duduk. Kulangkahkan kaki ini ke kamar tempat soal itu berada. Dengan sigap, kuambil soal-soal itu lalu menuju ke tempat semula, ruang tamu.

,

Bismillahirrahmanirrahim.

ice creamPagi menjelang siang, saya berangkat kerja bersama ifha. Untuk ke kantor sebenarnya gampang tinggal lurus, belok kiri atau kanan jika di perlukan. hehehe… bercanda. Beberapa hambatan kami lalui. Padatnya kendaraan sedikit menghambat laju motor. Akhirnya sampailah kami di sebuah persimpangan lampu merah.

Bang!!!

Terdengar suara gesekan motor yang tersandung kala menaiki tanjakan jalanan beton. Motor terasa bergoyang. lama-lama semakin bergoyang.
”Ban-nya kempes ya?” ucap ifha.
”Sepertinya, iya” ucapku.

Selasa, 12 April 2016

,

Bismillahirrahmanirrahim.

kamarkuCuaca akhir-akhir ini cukup panas. Apalagi bila berada di rumah di ruangan dalam kamar yang jauh dari jendela. Ya.. Allah.. pengapnya minta ampun. Keringat bercucuran dimana-mana. Tapi entah mengapa saya tetap betah di kamar.

Saya sangat menikmati waktu sendiri dalam kamar. sesekali saya melangkahkan kaki keluar dan membuka pintu. Setiap kali membuka pintu, angin sepoi-sepoi rasanya bertiup. Dengan lembutnya ia menyentuh tubuh ini. Ia memberi hawa segar yang nyaman. Alhamdulillahirabbil`alamin. Kesenangan terasa karena ada kesedihan. Kenyaman terasa karena ada kesusahan. Sama halnya yang kurasakan. Setelah kepanasan, keringatan, tiba-tiba angin berhembus melegakan raga.

Senin, 01 Februari 2016

,

Bismillahirrahmanirrahim.

kegiatanLiburan di saat orang-orang sibuk bekerja pastinya sesuatu. Liburan seru dan asyik adalah yang paling diharapkan. Melepas penat dan tak terganggu dengan uneg-uneg pekerjaan. Mengistirahatkan otak dan tubuh dari setumpukan pekerjaan. Namun, keseruan dan keasyikan suatu liburan bergantung bagaimana kita menikmatinya.

Cerita ini seputar kegiatan yang saya lakukan kala liburan di kampung halaman beberapa waktu lalu. Ini adalah sesuatu yang seru bagiku. Karena hal-hal tersebut sangat jarang kulakukan 5 tahun terakhir. Bahkan ada yang lebih dari itu. Inilah aktifitas-aktifitasku selama di kampung.

Minggu, 31 Januari 2016

,

Bismillahirrahmanirrahim.

“Yaumul Milad ya.. Rasulullah saw.”

maulidMaulid Nabi Muhammad saw. adalah salah satu acara untuk memperingati hari kelahiran Rasulullah Muhammad saw. Kita semua tahu itu. Kala pulang kampung, hal yang takkan pernah bisa saya dapatkan di kota adalah mengikuti acara ini. Alhamdulillah.. kini ada kesempatan untuk itu.

Kala sore menjelang, para wanita sibuk mempersiapkan kotak snack untuk tamu. Saya di panggil untuk bergabung dengan mereka. Saya pergi ke mesjid bersama ibu tiriku dan istri sepupuku. Disanalah kami menyiapkan kotak-kotak itu.
“Eh, kapan datang evi?” ucap tetanggaku yang tengah duduk bersama para wanita lainnya.
”Tadi malam” ucapku singkat lalu diikuti dengan senyum. Saya mengambil space untuk duduk. Bagianku untuk membantu adalah mengisi tissue kotak-kotak yang sudah tersusun untuk diisi. Disini saya bertemu dengan kenalan lama. Berbincang-bincang sedikit lalu bekerja kembali.

,

Bismillahirrahmanirrahim.

skck

Kepulanganku ke kampung halaman kali ini bukan hanya untuk berlibur, namun juga ingin mengurus beberapa dokumen. Diantaranya dokumen Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Ditulisan ini saya akan menjelaskan alur pengurusan SKCK di Kabupaten Soppeng. Berikut Langkah-langkah kepengurusannya:

,

Bismillahirrahmanirrahim.

arrive homeMalam menjelang, langit semakin gelap. Perjanan ditemani hawa dingin pegunungan. Mobil menyusuri jalan menuju ke kampung halaman. Angin dari jendela senantiasa meyapu wajah. Hawa dingin menyelimuti seluruh tubuh.

Kami singgah di salah satu tempat makan di tengah-tengah perjalanan. Disana adalah temoat favorite para sopir untuk melepas penat dan letih sejenak. Para penumpang yang ingin menikmati teh hangat ataupun sop panas atau indomi berkuah sangat cocok di tempat ini. Ditengah dinginnya malam memberikan kehangatan istimewa.

Saya duduk di dalam mobil. Saya memilih untuk tak memasuki warung itu. Menikmati indahnya pemadangan malam. Kutengadahkan wajahku ke atas. Terlihat bintang-bintang di langit. Banyak sekali. “waahhh…Indah!” ucapku dalam hati dengan segenap kekaguman. MASYA ALLAH.. Keren sekali bintang-bintang itu. Tak ingin rasanya berhenti memandanginya.

Sabtu, 30 Januari 2016

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Usai meeting dan surprise parti siang itu, saya buru-buru untuk pulang. Kali tak pulang ke rumah yang biasanya. Kali ini saya ingin ke kampung halaman. Rindu rasanya spend time with my father. Rindu suasana kampung yang tenang dan damai. Rindu angin sepoi-sepoi. Pokoknya rindu semuanya.

siang itu pun, seorang teman berbaik hati mengantarkan saya ke terminal. Kami berdua berasal dari daerah yang sama. Oleh karenanya , kami lumayan dekat (cieeeeee…. Eittssss jangan salah paham dulu…). Dia adalah seorang cewek berusia 2 tahun lebih muda dari saya. Orangnya baik. Dia membawaku pergi. Saya tak tahu jalan mana yang ia tempuh. Namun yang pasti ia membawaku menuju tempat kendaraan yang akan membawaku pulang.

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Pernah dengan lagu “Are You Sleeping Brother John?”. Itu lho salah satu lagu anak-anak yang hits. Kira-kira lagunya seperti ini:

Are You Sleeping.. Are You Sleeping.. Lagu APA
Brother John.. Brother John…
Morning Bells are ringing..
Morning Bells are ringing..
Ding.. Ding… Dong…

Sudah dapat nadanya belum? Sudah bisa dinyanyikan? OKay! Apa jadinya kalau anak-anak mengubah liriknya namun menggunakan dengan nada yang sama. Katanya.. Judul lagunya “Apa Janjang..”. Coba nyanyikan sejenak. Ingat menggunakan nada yang sama ya dengan lagu sebelumnya. Silahkan.. ini liriknya:

Selasa, 26 Januari 2016

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Usai belajar menjahit, saya pun ke kantor siang itu. Sebenarnya ada undangan makan siang tapi saya sudah kenyang. Saya makan dulu sebelum pulang dari tempat menjahit. Makanannya enak sih. Makanan rumahan memang paling top deh. Ada sayur bening pake labu (kesukaan bangettt). Ikan goreng dan tempe, ya Allah.. enak bingitsss… Jadih nambah 2x hehehe (rakus yaaa… Ngga kok.. cuman nambah dikit.. enak sihh.. barusan makan kayak gini lagi soalnyaa… Ah.. jadi rindu rumah dehhh.. *lebayyy hahahha.. ngomong sama siapa sih nih?.. Biasa ngomong sendiri hihihihi)

Pas dikantor, yah sepi. Saya pikir ada mam nia. Yang ada cuman Mr. Jamal sama anto. Hmm.. sepi deh… Karena temanku bilang acaranya sampai jam 3, akhirnya saya memutuskan ke sana. Saya berangkat sekitar pukul 1 biar ngga ketinggalan. Saya pun langsung pamitan dan cusss.. Padahal baru sampai aja.. hahahaha

,

Bismillahirrahmanirrahim.

A commentSaya membuka-buka email di HP sambil duduk-duduk di sebuah kursi. Lagi pengin liat-liat email aja. Siapa tau ada info menarik. Tiba-tiba saya terhenti ketika melihat sebuah email. Email itu berasal dari salah seorang pembaca di blogku.

Senang sekali rasanya jika ada yang mengomentari. Apalagi jika komentarnya positif. Komentar kali ini cukup kontroversial. Tapi tak perli dilebih-lebihkan. Di satu sisi, ia memuji, namun di sisi lain, ia juga mengkritik. Tak pedas sih kritikannya bahkan itu memberikan motivasi.

“Nice Story, But... kenapa blog ini semakin sepi?” Ucapnya di salah satu tulisan blog.

Kamis, 21 Januari 2016

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Tanggal 5 januari 2016. Hm.. sebenarnya nothing special dihari itu. Salah satu temanku beranjak 23 tahun membuat hari itu menjadi “sesuatu banget” hehehe (lebay)… Yup! Hari itu adalah hari lahir salah satu teman dekatku. Cewek lho yaaa… Semenjak saya menginap di rumahnya, kami menjadi semakin dekat. Saya jadi sering berkunjung ke rumahnya. Sometimes hanya ingin menghabiskan waktu menunggu atau melakukan sesuatu. Biasa juga butuh teman cerita. hehehehe…

Hari itu, kami melakukan meeting akbar pertama di tahun 2016. Kebetulan yang direncanakan walau tanpa sengaja (apa maksudnya yaa?? hahaha). Rencananya kami akan memberikan surprise hari itu. Walau tak ada surprise yang mewah, paling tidak kami tak pernah lupa untuk memberikan doa. Oh iya, cerita ini tentang project birthday mam nia. Saya ingin memberinya something special yang saya buat sendiri. Munculah ide itu di otakku.

Sabtu, 09 Januari 2016

,

Bismillahirrahmanirrahim.

What they think about me?

Dari hasil pembicaraan ifha kemarin, saya ini anaknya harus lebih peka. Hmm… saya pun mengangguk-angguk tanda memahami. Tiba-tiba saja diri ini nyeletuk.
”Ohh.. memangnya peka itu bagaimana?”
GUBRAKKKK!!!
“wah.. masalah memang.. dari tadi kita bicara masalah peka, tapi ternyata orangnya ngga ngerti apa itu peka” ucap ifha sambil nyetir mobil.

Hahahahha.. maaf deh ifha.. maklum, kadang-kadang otak ini lemotnya kambuh. Jadi bisa sangat-sangat lola alias loading lama… hehehhe