Tampilkan postingan dengan label About Me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label About Me. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Mei 2019

,
Bismillahirrahmanirrahim


Guys, guys, saya mau cerita. Tahukan kalau Kate Middleton sama saya itu sebenarnya punya relasi dan kemiripan? 

Ah, masa iya? Ngga percaya (tanya pembaca)

Ngga percaya? Saya juga baru tahu. Jadi gini, kalian sudah baca beritakan tentang masa sekolahnya tante Kate ini yang agak kelam?

Belum?

Oke, jadi saya akan ceritakan ya! Seperti yang diberitakan di beberapa media online bahwa tante Kate pernah mengalami masa-masa sulit di sekolah. Ketika ia berusia sekira 13 atau 14 tahun, beliau pernah masuk ke salah satu sekolah swasta khusus perempuan. Ternyata di sekolah itu dia mengalami bullying. Pada akhirnya ia pun harus pindah sekolah dan sempat mengalami kondisi emosional yang kurang stabil.

Terus.. terus..   

Terus.. Setelah pindah sekolah, beliau menjadi lebih pendiam meski akhirnya bisa beradaptasi dan kemudian sangat senang dan menyukai sekolah itu.

Pada saat berada di usia yang sama. Seorang gadis menunjukkan sikap yang mirip, yakni menjadi lebih pendiam dari biasanya. Kisah ini berawal sejak diri ini memasuki tahun ajaran baru di kelas 4 sekolah dasar.

Kala itu, saya tengah mengikuti salah satu pelajaran. Di ruang segi empat yang kursinya diatur berjejeran tiga baris di depan dan empat baris ke belakang. Seorang anak perempuan duduk di bangku ke empat deretan paling ujung sebelah kiri dari pintu masuk. Ia ditemani oleh seorang teman sebangku yang juga perempuan.

Suasan kelas cukup panas. Terik matahari yang entah berapa derajat cukup membuat keringat bercucuran dan punggung teman-teman terlihat basah. Sang guru kemudian mengajukan sebuah pertanyaan. Gadis tadi kemudian dengan semangat yang ditunjukkan dengan acungan tangan lurus ke atas dengan sempurna seakan ingin menjangkau langit-langit. Seperti biasa, ia memang gadis yang semangat dan penuh percaya diri.

Ia benar-benar terlihat ingin menjawab pertanyaan tersebut. Sang guru pun mempersilahkannya. Dengan penuh keyakinan, si gadis pun menjawab. Tiba-tiba suara ledakan tawa menambah kebisingan siang itu.

Matanya pun melihat ke kanan dan ke kiri megikuti gerakan kepalanya. Dahinya berkerut. Ia tentu saja heran mengapa semuanya tiba-tiba tertawa. Apakah jawabannya salah? Hmm..

Selama ini, anak ini perangainnya selalu ceria cukup punya keberanian tampil di depan umum. Menari, jadi pembawa acara, menyanyi, dan beberapa aktivitas lainnya ia lakukan dengan penuh percaya diri tanpa ada gugup dan takut. Namun, kejadian ini sepertinya sedikit mengguncang sanubari. Ada pemikiran aneh bertengger dan mulai menancapkan akarnya di ruang memori yang terdalam. Guncangan ini seakan membesar hingga menciutkan nyali bahkan untuk sekedar berbicara di depan umum ataupun menjawab pertanyaan.

Parahnya, suara tawa itu kerap kali ia dapatkan ketika bertemu dengan teman-teman di sekolah untuk beberapa saat lamanya. Meski ia tak menanggapi, namun suara itu akhirnya bergema di kepala tiap kali ingin mengungkapkan pendapat. Gadis yang kulitnya sawomatang ini pun memilih bungkam dari pada harus menjawab pertanyaan. Meski sebenarnya ia yakin bahwa itu benar.

Ia pun menjadi pribadi yang cukup pendiam. Teman pun hanya seorang, yang kemudian meninggalkan dirinya kala lingkungan sekolah tak lagi sama. Sang gadis akhirnya lulus sekolah dasar. Sementara sang sahabat masih sibuk menyelesaikan tugas-tugas di bangku sekolah dasar.

Kondisi ini kian berakar. Di sekolah menengah pertama, ia tak begitu berprestasi begitu pun di sekolah menengah atas. Walau begitu anak yang kini lebih banyak menutup mulut berhasil masuk ke kelas khusus. Kelas di mana semua siswa-siswi pandai dikumpulkan.

Mendaftar di sekolah menengah atas, para siswi yang masuk di kelas khusus sebelumnya ini akan ditawarkan langsung untuk memasuki kelas unggulan tanpa tes apapun. Anehnya, gadis ini menolak. Ia tak ingin masuk dalam kumpulan orang-orang pandai. Dalam pikirannya, ia hanya akan menghadapi persaingan ketat dan tak bisa menikmati indahnya masa sekolah. 

"Jangan sampai hal yang terjadi ketika di SMP terulang lagi." Pikirnya.

Saat menempuh pendidikan di kelas khusus dulu, persaingan cukup ketat. Apalagi di sekolah ada genk terpopuler dan favorit yang terdiri dari sepuluh orang. Ia merasakan sesuatu yang tidak adil, karena genk ini diperlakukan cukup istimewa oleh para guru. Sebenarnya wajar saja. Karena para kumpulan anak-anak popular ini adalah para siswa-siswi yang bergabung di organisasi pramuka sekolah dan OSIS yang menyumbangkan segenap prestasi atas nama sekolah.

Oleh karenanya, ia tak ingin berada di lingkungan yang sama di sekolah ini. Baginya, masa SMA adalah masa yang harus dinikmati dengan penuh semangat. 

"Sekolah baru, semangat baru!" Teriaknya dalam hati.

Di sini, ia pun mencoba memasuki beberapa organisasi seperti Pramuka, Palang Merah Indonesia tingkat SMA, dan Marching Band. Namun, itu tak berlangsung lama. Ternyata ia lebih tertarik dengan pelajaran. Pada akhirnya terpilih untuk mewakili sekolah mengikuti Olimpiade Fisika tingkat kabupaten. Keberuntungan pun berpihak padanya. Ia mendapatkan Juara I dan mewakili kabupaten ke tingkat provinsi.

Jika diingat-ingat, masa sekolah SMA ini cukup membuat rasa gelisahnya berkurang. Meski demam panggung tetap saja belum bisa ia kontrol dengan baik dan percaya dirinya juga belum sepenuhnya pulih, namun segalanya terasa lebih baik. Hal yang ia syukuri adalah ia akhirnya memutuskan untuk menutup auratnya dengan berhijab.

---

Nah, tahukah kalian siapa gadis itu? Yup! Itu adalah segelintir kisah dari seorang gadis pemilik blog evhykamaluddin.com. Kisah yang terjadi di masa-masa sekolah dasar hingga lulus S3 (SD, SMP, SMA) hehehe.

Eh, eh, dari tadi kita membicarakan soal bullying. Kali aja ada yang belum tahu. Jadi, bullying dalam bahasa indonesia disebut juga penindasan, penganiayaan, perundungan, perisakan, pengintimidastian. Bisa juga dikatakan sebagai segala bentuk perlakuan yang dilakukan oleh seseorang atu lebih untuk menyakiti orang lain secara kasar baik secara verbal atau lisan maupun dengan fisik seperti memukul atau mendorong dengan sengaja.


Kembali ke topik utama! Sekarang sudah bisa disimpulkan bahwa persamaan antara saya dan Kate Middleton adalah sama-sama pernah mengalami bullying di masa sekolah. Sama-sama pernah mengalami depresi atau masa-masa sulit yang membuatnya menjadi pribadi yang pendiam.

Sayangnya, bullying yang didapatkan oleh Kate Middleton cukup berbeda. Tahukah kalian mengapa ia di-bully? Itu karena ia adalah sosok yang baik, cerdas, dan cantik. Ia mendapatkan perlakuan yang kurang mengenakkan karena dianggap sempurna oleh orang-orang yang tak suka dengan kesempurnaan yang ia miliki. Bandingkan dengan saya, yang di-bully atau diejek karena kesalahan semata.

Kenyataannya, ternyata perbedaan kami terlalu banyak dibandingkan kesamaannya. Sekarang ia sangat cantik, penyayang, dikagumi banyak orang, bahkan menikah dengan seorang pangeran. Meski sama-sama pernah di-bully, tapi nyatanya saya tetap saja banyak kurangnya, tak secantik beliau, pandainya pun tak sepadan, dan masih berjuang untuk memulihkan kepercayaan diri serta menghilangkan demam panggung, bahkan belum menikah apalagi sama seorang pangeran.

Hufffttttttt

Well, saya sesungguhnya hanya ingin menyampaikan bahwa perilaku ini cukup banyak ditemukan khususnya di sekolah. Oleh karena ini, orang tua dan guru hendaknya memeriksa kondisi anak-anak yang mengalami perubahan drastris dalam bersikap sesegera mungkin. Siapa tahu ternyata ia baru saja mengalami tindakan yang cukup menggangu jiwanya dan terjadi terus menerus hingga menimbulkan trauma mendalam di fikirannya. Hal ini dikarenakan proses untuk recovery atau mengembalikan kepercayaan diri setelah mengalami trauma mendalam cukup menyita waktu yang lama. 

Alhamdulillahirabbil`alamin

Makassar-Barombong,

11 Mei 2019, 11:30 PM

Selasa, 18 Desember 2018

,
Bismillahirrahmanirrahim

Di jaman now, proses belanja kini sedikit bergeser. Dengan adanya perkembangan teknologi, kita kadang tak perlu lagi keluar rumah untuk membeli sesuatu. Segalanya dapat dilakukan melalui smartphone. Bagi kalian yang membutuhkan beberapa rekomendasi situs belanja online, kalian dapat membaca lima rekomendasi tempat belanja online versi evhy.

Shopie

Tempat saya sering belanja online adalah Shopie. Semua pasti sudah tahu situs belanja yang satu ini. Apalagi baru-baru ini shopie menggait girl band paling terkenal di Korea. Jadi tambah hits. Dari dulu lebih sering belanja di sini karena adanya promo gratis ongkir atau potongan ongkos kirim. Shopie inilah yang pertama kali mencetuskan hal ini, sehingga saya pun berpindah untuk berbelanja di sini.

Hal lainnya adalah karena shopie menjual segalanya. Rasanya apapun yang saya inginkan dapat saya temukan di sini. Namun, untuk berbelanja di sini kalian harus pintar-pintar memilih toko karena barang yang sama dapat dijual dengan harga yang berbeda-beda. Saran saya lihatlah reviewnya, ratingnya, seberapa sering produk itu dibeli sebelum membelinya. Jika banyak yang beli dan melakukan repeat order di toko tersebut dengan komentar yang baik, berarti produk tersebut dapat dipercaya. Apalagi jika ia adalah start seller, kepercayaan terhadap toko tersebut semakin meningkat.

Lazada

Toko online lainnya adalah lazadda. Untuk belanja di sini, tipsnya sama saja dengan berbelanja di shopie. Di sini saya lebih sering belanja alat elektronik ataupun jam tangan. Apalagi dulu ada promo yang benar-benar gratis ongkir meski barang dikirim dari luar negeri. Benar-benar super hemat. Namun, sekarang promo itu berubah menjadi potongan ongkos kirim.

Online Shope di Instagram

Untuk online shope yang satu ini, lebih sering melihat dan berbelanja pakaian. Banyak toko-toko ori yang menjual produknya melalui instagram, khususnya toko fashion. Oleh karena itu, akan lebih preferable untuk belanja segala jenis pakaian di sini meskipun tidak gratis ongkir. Namun kadang-kadang ada juga beberapa toko online yang memberikan promo beli tiga gratis ongkir atau potongan harga.

Play Store

Saking jarangnya saya belanja online dan lebih sering mendownload aplikasi di smartphone. Play store ini adalah tempat favorite untuk belanja aplikasi karena memang itulah salah satu fungsinya. Apalagi banyak aplikasi gratis yang tersedia untuk memudahkan pekerjaan melalui telfon pintar khususnya Android.

Tokopedia

The last but not least, saya sering sekali membandingkan harga antara ketiga toko online yang bersaing di lini yang sama. Kadang kala tokopedia menawarkan harga yang jauh lebih murah. Oleh kareanya, di kondisi tertentu dimana ongkos kirimnya tidak terlalu mahal, saya akan memilih untuk berbelanja di sini.

Inilah situs belanja yang paling sering saya kunjungi dan membeli sesuatu di sana. Sekedar info aja. Sebenarnya saya bukanlah orang yang suka belanja online, sehingga tidak banyak situs yang saya kunjungi untuk berbelanja. Oleh karena itu, jika kalian punya rekomendasi situs online untuk produk-produk tertentu, Please! jangan sungkan-sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar. Sharing is caring, kan?

Tulisan ini diikutkan dalam #BPN30DayChallenge2018 #bloggerperempuan #Day28

Alhamdulillahirabbil`alamin

Makassar-Barombong,

18 Desember 2018, 5:32PM!
,
Bismillahirrahmanirrahim

Setiap orang biasanya menginginkan hidupnya bahagia. Begitupun diri ini. Namun, setiap diri kita memiliki persepsi kebahagiaan yang berbeda-beda. Ada yang merasa bahagia memiliki mobil, rumah, pasangan, ataupun menggapai impian mereka. Ada juga yang hanya bahagia meski mendapatkan hadiah sebuah the pucuk. Ceritanya dapat kalian baca dalam kisah kebahagiaan itu sederhana.

Lantas, bagaimana persepsi saya tentang kebahagiaan? Menurut saya, kebahagian itu sederhana kok. Ngga percaya? Hmm.. simak deh lima kebahagiaan simple yang sederhana berikut ini.

Dibuatkan Ice/Hot Chocolate

Sebagai blogger, kadang saya sangat lupa dengan lingkungan sekitar jika sudah menekan tombol-tombol keyboard di laptop. Untuk minum air putih yang sangat penting atau bahkan makan saja sering sekali terlupa hingga sebuah tulisan selesai. Oleh karenanya, dalam keadaan yang seperti ini tiba-tiba diberi atau dibuatkan dan dibawakan ice atau hot chocolate yang enak sungguh sangat menyenangkan. Ice chocolate lebih preferable ketika cuaca sedang panas-panasnya, sedang hot chocolate disaat hujan dan cuaca sedang dingin. Jikalaupun yang dibawakan adalah air putih dan mengingatkan untuk meminum air putih sejenak, itu juga cukup membahagiakan. :D

Dapat Hadiah Buku

Ini salah satu kebahagiaan yang tiada tara. Apalagi jika buku yang diberikan secara gratis ini adalah buku yang diidam-idamkan sejak lama. Saya tuh bisa meleleh dibuatnya. Oleh karena itu, sering kali diri ini berpesan kepada teman-teman jika ingin memberikan hadiah utamanya di hari spesial, lebih baik memberiku buku yang bermanfaat dari pada kue. Saya selalu percaya bahwa sebuah buku dapat menjadi amal jariah jika seseorang yang membacanya mampu mengambil manfaat dan hal-hal positif lainnya serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Traktiran Makan

Sebagai orang yang suka makan, tentu membahagiakan bila diberi makan apalagi kalau gratisan alias traktiran. Ini adalah kebahagiaan yang haqiqih. Sebenarnya saya anaknya tidak pilih-pilih makanan, namun paling membahagiakan jika di traktir makan ice cream, pizza, coto, makanan seafood utamanya cumi-cumi, dan masih banyak yang lainnya.

Komentar di Blog

Ini adalah kebagahiaan yang paling sederhana. Hanya dengan berkunjung dan meninggalkan jejak di komentar blog membuat diri ini senang dimabuk kepayang. Mengapa? Seperti yang saya katakana bahwa komentarmu adalah semangat bagiku untuk terus berbagi. Tentu saja saya menginginkan komentar yang relevan dengan tulisan dan saran yang membangun. So, jika kalian berkunjung ke blog ini, pleaseee please pleaseee, tulis apa saja yang relevan di kolom komentar ya. Jika yang mengomentari adalah seorang blogger, maka dengan segera akan berkunjung balik. Follow juga blog ini untuk mendapatkan notifikasi tulisan baru dan saya juga akan dengan senang hati memfollow blog kalian.

Dimasakkan Makanan

Lagi-lagi tentang makanan. Memang diri ini tak bisa lepas dengan hal yang satu ini. Paling senang jika pas sibuk-sibuknya dan kadang lupa makan, tiba-tiba ada orang yang memasakkan dan membawakan makanannya ke saya. Duh, terharu banget rasanya. ^^

Cukup sekian kebahagiaan yang sederhana ini. Bagaimana menurut kalian? Apakah sederhana? Eh, iya. Yuk, tuliskan juga kebahagiaan yang sederhana menurut kalian di kolom komentar ya. Ditunggu!(^^)

Tulisan ini diikutkan dalam #BPN30DayChallenge2018 #bloggerperempuan #Day27

Alhamdulillahirabbil`alamin

Makassar-Barombong,

18 Desember 2018, 1:32PM!

Senin, 17 Desember 2018

,
Bismillahirrahmanirrahim

Kenangan masa kecil kadang kala seperti petir yang menyambar, namun kadang pula menjadi penghangat hati di tengah cuaca dingin yang mendera. Ketika mengenang masa kecil, entah mengapa tak banyak hal yang mampu terrekam kembali. Adakah kejadian masa lalu yang membuat diri ini lupa akan masa-masa di usia yang menggemaskan? Otak ini rasanya sudah terputar berbagai arah mecoba menemui ingatan itu, namun hanya inilah yang tersisa.

Boneka Panda

Boneka Panda ini adalah kenangan indah yang tak bisa terlupakan. Boneka pertama yang menjadi hak milik yang diberikan oleh Ayah tercinta. Boneka yang dapat duduk karena ada ekor yang menahannya. Setiap hari saya menghabiskan waktu bersamanya. Dahulu saya sangat senang bila bersama Ayah.

Adanya boneka ini merepresentasikan dirinya yang membuat hari-hari terasa begitu menyenangkan. Namun semua itu luntur, tak kala ekor boneka ini terlepas. Ia tak bisa duduk lagi. Masih teringat bagaimana diri ini menangis meraung-raung karenanya.

Sering ke Sawah

Keluarga kami adalah keluarga petani. Saya dan kakak-kakak sering diajak ke sawah untuk membantu Ayah menggarap sawahnya. Kadang kala jika musim kering tiba, terik matahari sungguh menyengat tubuh kami tetap harus ke sawah untuk membantu Ayah. Meski begitu, rasanya kami tetap dapat tersenyum bahagia bersama menikmati pemandangan langit biru yang cerah dengan awan putih bergelombang.

Hal yang paling menyenangkan ke sawah adalah memandang lagit biru. Di daerah kami tidak ada laut biru. Oleh karenanya, saya senantiasa mengimajinasikan langit yang dihiasi awan putih itu sebagai hamparan laut yang bergelombang. Rasanya sungguh mendamaikan dan memanjakan mata.

Bermain di Bawah terik sinar mentari

Sewaktu kecil, saya termasuk anak yang sangat aktif. Meski di siang bolong, kalian akan dengan mudah mencari saya di sebuah tanah lapang atau sawah kering di dekat rumah. Yup! Di sanalah diri ini sering bermain bersama teman-teman lainnya. Saya suka sekali bermain layangan, lari-lari, petak umpet, dan lompat tali. Paling tidak masa kecil ini menyisakan cerita masa kecil yang penuh dengan tawa.

Ditertawakan se-isi Kelas

Memasuki kelas empat SD adalah momen yang paling ingin saya lupakan seumur hidup. Sayangnya, tak mudah menghapusnya dalam ingatan. Trauma di masa kecil memang senantiasa membekas lama.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, saya adalah anak yang aktif. Selain itu saya juga percaya diri untuk tampil di depan umum bahkan bisa dibilang over. Sering sekali diri ini diundang untuk bernyanyi mengisi acara ulang tahun anak-anak tetangga dan mewakili sekolah dalam lomba tari. Namun, suatu kejadian di kelas empat ini sungguh menciutkan nyali untuk tampil di depan umum.

Kala itu, saya mengangkat tangan untuk menjawab sebuah pertanyaan. Saya lupa pertanyaannya apa. Yang jelas saya menyebutkan jawaban yang salah. Mungkin hal itu sangat sederhana dan saya menjawabnya benar-benar salah. Oleh karenanya, se-isi kelas mentertawakan bahkan guru saya pun ikut tertawa.

Entah angin apa yang merasuki jiwa, saya tak tahan dengan mimik wajah dan suara tawa mereka. Ia selalu terngiang di kepala dan menciutkan nyali. Ingin rasanya diri ini menangis namun tak bisa jua. Kondisi ini berangsur memburuk. Masa-masa sekolah pun saya lewati dengan rasa ketidakpercayaan diri. Saya tak berani lagi mengungkapkan pendapat di depan umum. Meski sering saya dapati pendapat itulah yang benar dan yang terpilih.

Memasuki dunia blogger adalah kesyukuran terbesar bagi saya. Menuliskan ide dan gagasan yang mungkin dapat diterima menjadikan diri ini sedikit-demi –sedikit mampu bangkit kembali. Rasa percaya diri kadang muncul di saat yang diperlukan. Namun, trauma ini kadang muncul di saat yang benar-benar kurang tepat.

Huftttt.. Bagaimana pun juga, saya harus tetap bersyukur dengan segala kejadian ini. Hal ini membuat saya banyak belajar. Jika kalian mendapati saya adalah orang yang paling cuek sedunia, mungkin ini adalah salah satu alasannya. Di mana diri ini sesungguhnya tak mau lagi memperdulikan pendapat orang lain yang kurang positif bagi perkembangan diri sendiri.

Tulisan ini diikutkan dalam #BPN30DayChallenge2018 #bloggerperempuan #Day25

Alhamdulillahirabbil`alamin

Makassar-Antang,

16 Desember 2018, 11:37PM!
,
Bismillahirrahmanirrahim

Sebagai manusia, tentu banyak hal-hal yang ingin dicapai dalam hidup ini. Ada yang sudah dicapai, ada pula yang belum. Dalam tulisan kali ini hanya akan membahas lima keinginan yang belum tercapai. Semoga dapat tercapai ke depannya.

Hafal Al-Qur’an

Keinginan ini sudah ada sejak dahulu kala ketika diri ini masuk ke sekolah menengan atas. Ternyata butuh konsistensi untuk bisa mempertahankan hafalan. Hingga kini saya belum juga mampu menghafal full Juz 30, apalagi 30 Juz. Ya Allah, ini suatu musibah. Mesti memantapkan dan menjernihkan hati agar bisa memulai kembali untuk serius menghafal Al-Qur’an.

Kuliah S2

Semenjak lulus kuliah S1, saya sudah mewanti-wanti diri untuk melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, selama ini saya menjadi seorang scholarship hunter. Berbagai informasi saya kumpulkan utamanya dokumen-dokumen yang harus disiapkan. Les TOEFL untuk mencapai nilai persyarat juga sudah saya lalui. Karena sangat ingin melanjutkan kuliah di Luar Negeri khususnya Korea, saya pun tak pernah alfa untuk mendaftar 3 tahun terakhir kecuali tahun ini.

Insya Allah, takkan pernah berhenti untuk belajar meski hal ini belum terwujud. Suatu saat pasti Allah Subehanahu wata’ala akan memberikan yang terbaik dan terindah di waktu yang tepat. Asal terus berusaha dan memperbaiki hal-hal yang perlu untuk diperbaiki.

Keliling Indonesia

Ini adalah keinginan yang sudah ditambatkan dari dulu. Jika tak mampu mengelilingi dunia, cukup Indonesia saja. Karena Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber alam dan pemandangan indah yang cukup membuat hati damai dan tenteram. Namun bila diberi kesempatan untuk keliling dunia, mengapa tidak? :D

Menulis sebuah Buku

Entah sejak kapan saya sangat ingin menulis sebuah buku. Buku yang inspiratif, bahasa sederhana yang gmapang dipahami, dan menggerakkan hati orang lain ketika membacanya untuk melakukan hal-hal positif berdasarkan jalan yang telah ditunjukkan oleh Rasulullah Shollallahu Alaihi Wassallam. Hingga kini, saya merasa belum cukup ilmu ataupun pengalaman menulis. Saya hanya bisa menuliskan hal-hal receh yang kadang kala saya ragu apakah itu berguna atau tidak.

Berkunjung ke Baitullah

Berkunjung ke tanah suci adalah keinginan setiap umat muslim di dunia. Hal ini berguna untuk menyempurnakan rukun islam terakhir, yakni berhaji bagi yang mampu. Saya sangat berharap semua umat muslim di dunia Allah mampukan untuk berkunjung dan melaksanakan ibadah haji termasuk saya dan keluarga. Aamiin

Inilah keinginan-keinginan terpendam yang masih belum dapat tercapai hingga kini. Diri ini masih terus berjuang untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang masih tertunda ini. Doakan semoga dimudahkan ya. Aamiin. Terima kasih bagi yang sudah mendoakan. Doa yang sama untuk kalian juga.

Tulisan ini diikutkan dalam #BPN30DayChallenge2018 #bloggerperempuan #Day24

Alhamdulillahirabbil`alamin

Makassar-Antang,

16 Desember 2018, 8:35PM!